Kuningan – Program Peduli Lakpesdam NU Kabupaten Indramayu, Jawa Barat melakukan pendampingan di Desa Manislor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Senin (21/3). Pendampingan berlangsung di Aula Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Kuningan tersebut disampaikan penjelasan seluk-beluk pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Workshop BUMDES yang diikuti enam puluh orang perwakilan dari kelompok tani, kelompok wanita tani, para pengusaha di desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparatur desa dan tokoh pemuda.

Menurut Ketua Lakpesdam NU Indramayu Iing Rohimin, implementasi Undang-Undang No.6 tahun 2014 Tentang Desa memberikan harapan besar bagi masyarakat di desa di seluruh Indonesia. Pasalnya melalui UU tersebut, pemerintah desa diberikan kewenangan yang sedemikian strategis untuk membangun dan mengembangkan desa. Salah satu hal yang menjadi kewenangan desa adalah bagaimana desa bisa mengembangkan perberdayaan masyarakat baik dalam bidang ekonomi maupun peningkatan sumber daya manusia.

“Upaya peningkatan perekonomian untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, bisa dilakukan dengan pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDES),” katanya.

Iing yang juga Program Officer (PO) Program Peduli Lakpesdam NU Kabupaten Indramayu tersebut menegaskan, workshop menghadirkan narasumberdari BPMD yang menjelaskan tentang mekanisme pembentukan BUMDES dan seorang narasumber dari salah satu desa di Kuningan yang telah memiliki BUMDES sehingga para peserta bisa mendapat pembelajaran tentang BUMDES yang sudah ada dan bahkan sudah maju yang bisa direplikasi di Desa Manislor.

Sementara Sekrtetasi BPMD Kuningan Ahmad Sobandi dalam sambutannya yang sekaligus membuka workshop menjelaskan, pihaknya merasa sangat berterima kasih kepada Lakpesdam, karena sebenarnya yang berkewajiban menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat tentang BUMDES adaalah BPMD.

“Saya merasa sangat bangga dan bahagia karena Lakpesdam justeru bergerak lebih cepat dan membantu masyarakat dalam upaya memberikan sosialisasi dan pembelajaran tentang pentingnya BUMDES,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Ahmad Sobandi, bahwa BUMDES merupakan instrument penting untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa. “Dengan adanya BUMDES, maka masyarakat desa bisa bersama-sama membicarakan tentang upaya peningkatan ekonomi dari mulai perencanaan, hingga pengelolaan dan mencari berbagai terobosan usaha untuk meningkatkan perekonomian warga. Saya berharap melalui workshop ini, para peserta terutama aparat desa bisa segera mendirikan BUMDES di Desa Manislor sehingga potensi ekonomi yang ada bisa semakin dimaksimalkan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat secara cepat,” jelas Ahmad Sobandi.

Narasumber dari BPMD Januri dalam pemaparannya menjelaskan tentang mekanisme pembentukan dan menjalankan BUMDES. Pembentukan BUMDES dilakukan secara musyawarah, kemudian dipilih para pengurus dan dibuat aturan bersama untung menjalankannya.

“BUMDES nantinya bisa memilih berbagai usaha untuk mengakomodir berbagai kebutuhan masyarakat, sehingga roda ekonomi bisa berputar di desa dan keuntungannya untuk kepentingan bersama,” jelas Januri.

Narasumber dari BUMDES Desa Lengkong, Didin Saefudin memaparkan tentang BUMDES yang maju dan memiliki aset besar di desanya. “BUMDES kami awalnya hanya menangani hal-hal kecil, misalkan membantu masyarakat dalam pembayaran listrik dan PDAM, tapi seiring berjalannya waktu, kini BUMDES di Desa Kami bisa menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat, seperti gas elpiji, beras, sembako dan lainnya sebagainya,” tutur Didin.

Saat forum dialog dibuka, para antusias mengajukan berbagai pertanyaan sehingga workshop berjalan dinamis dan banyak memberikan informasi bagi warga Desa Manislor yang akan mendirikan BUMDES di desanya. Salah seorang peserta mengaku sangat puas dengan jalannya workshop karena dirinya menjadi semakin terpacu untuk bersama-sama warga lainnya mendirikan BUMDES di Desa Manislor.

Di akhir acara, Iing Rohimin menjelaskan, bahwa upaya membangun inklusi di Desa Manislor, lebih banyak akan disinergikan dengan Impelementasi UU Desa, karena dengan pembentukan BUMDES salah satunya, bisa semakin membuka recognisi sekaligus membangun perekonomian warga dengan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Manislor. (Red: NU Online/Abdullah Alawi)