Bogor – Lakpesdam PBNU fokus pada program kaderisasi yang menjadi mandat muktamar. Salah satunya adalah penguatan kader fungsional. “Salah satu jenis kader fungsional yang sengaja dilatihkan adalah kader yang bisa melakukan fungsi-fungsi tertentu, seperti fungsi riset, yang kita lakukan hari ini,” kata Ketua Lakpesdam PBNU Rumadi Ahmad di Bogor, (16/3).

Jenis metode penelitian yang dilatihkan pada kesempatan ini adalah pelatihan etnografi. Kegiatan ini diikuti 26 peserta dari utusan cabang Lakpesdam dan juga para aktivis NU. Dalam sambutan pembukaan, Rumadi menyampaikan, program pelatihan riset atau pelatihan penulisan ini etnografi menjadi salahsatu hal dari amanat NU.

Di tengah arus aktivisme yang kuat, Kata Rumadi, ada masa-masa yang harus kita renungkan, dan melakukan penilaian atas yang selama ini kita lakukan. Dalam forum ini nanti akan ada pembekalan dan penguatan kapasitas sebagai seorang peniliti, memberikan penilaian dan memberikan jarak atas masalah yang selama ini.

etnografi-outRumadi berharap, dari pelatihan yang dilakukan selama 4 hari ini, akan menghasilkan satu produk, bukan hanya pelatihan semata, yang lebih penting bagaimana memastikan rencana rencana, seperti riset. “Saya ingin memastikan bahwa rencana-rencana ini bisa dilaksanakan melalui berbagai perspektif. Perspektif ini penting bagi penulisan etnografi. Kita harus tahu apa itu etnografi, bagaimana kita menumbuhkan feeling sebagai seorang peneliti,” lanjutnya.

Pelatihan yang digelar 16-19 Maret ini ingin memastikan, rencana riset yang akan dilakukan oleh peserta harus dikawal dengan baik. Penelitian ini tidak sebatas untuk dilatih dan didiskusikan, tapi harus betul-betul dilakukan dan berkontribusi pada masalah yang diteliti. []