Lakpesdam PBNU – Sebagai wadah pengkaderan ulama, lembaga Ma’had Aly sudah tidak diragukan lagi keberadaannya. Terutama pasca terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 71 tahun 2015 tentang Ma’had Aly. Secara kelembagaan, Ma’had Aly tidak hanya diakui, tapi juga sudah sejajar dengan perguruan tinggi agama Islam (PTAI).

“Statusnya sudah ok. Tinggal kelembagaannya perlu ditata dan dirapikian,” tutur Marzuki Wahid di Bogor, (16/03). Untuk itu, Lakpesdam PBNU bekerja sama dengan Kementerian Agama RI untuk menyusun desain kelembagaan Ma’had Aly, dan juga instrumen penilaiannya. Instrumen ini dapat digunakan untuk mengukur sejauhmana kualitas kelembagaan Ma’had Aly.

Mahat-aly-1Diskusi Penyususnan Instrumen Penilaian Kelembagaan Ma’had Aly ini, tambah Marzuki, untuk merumuskan beberapa aspek yang akan dijadikan penilaian kelembagaan Ma’had Aly.

Secara garis besar, terdiri dari dua aspek: kelembagaan pesantren sebagai penyelenggara dan kelembagaan Ma’had Aly sebagai lembaga pendidikan tinggi agama Islam. [au]