[vc_row][vc_column][vc_column_text]Lakpesdam – Ketua Lakpesdam Dr. H. Rumadi Ahmad dalam sambutan “Training Coordination Meeting” yang diselenggarakan Lakpesdam PBNU pada selasa (02/03/16) di Millenium Hotel Jakarta, menekankan masalah keuangan lembaga merupakan hal yang penting

Selama ini yang saya ketahui, teman-teman di Lakpesdam sudah lama ingin menata program keuangan, sehingga saat terjadi pergantian managemen, tidak terjadi kegoncangan. Jadi umumnya dalam lembaga-lembaga biasanya ini menjadi sebuah masalah. Saat pergantian kepengurusan, biasanya benda milik pribadi dan milik organisasi tidak jelas. Itulah yang selama ini kami hindari. lanjutnya

Iklim yang berbeda

Selama ini Lakpesdam ingin menciptakan iklim itu. Hingga saat ini, satu-satunya lembaga di NU yang memiliki bangunan sendiri dan tata pengelolaan keuangan yang baik, Lakpesdam salah satunya. Dan ini masih kami terapkan dan coba sebarkan kepada lembaga-lembaga yang lain

Mungkin selama ini kawan-kawan sering mendengar ada lembaga dari NU yang kurang bisa memertanggungjawabkan masalah akuntabilitas keuangannya. Yang akan tercoreng bukan hanya lembaga tersebut, NU dan Lakpesdam mungkin juga akan terkena dampaknya

[dt_fancy_image type=”” style=”3″ lightbox=”1″ align=”left” padding=”7″ margin_top=”5″ margin_bottom=”10″ margin_right=”25″ margin_left=”0″ width=”500″ animation=”none” media=”” image_alt=”” hd_image=”” image=”http://lakpesdam.or.id/wp-content/uploads/2016/03/foto-bersama-ketua.png”][/dt_fancy_image] Itu yang paling ingin saya tekankan. Sebab mungkin suatu kali akan ada banyak orang yang akan mencari tahu mengenai tata kelola keuangan lembaga NU. Itu yang perlu kita pahami bersama. Bahwa ada beberapa lembaga yang belum melakukan sistem keuangan yang akuntabel

Persoalan akuntabilitas masih merupakan kemewahan di lingkungan kita. Selama ini banyak yang menganggap pengelolaan keuangan yang akuntable hanya dianggap kewajiban, tetapi saya menganggap itu harus menjadi kebutuhan dalam pengelolaan keuangan

Kalo itu bisa kita tunjukan pada masyarakat, itu akan menjadi contoh yang baik. Terutama apabila setiap tahun sistem keuangan kita diaudit, itu membuktikan bahwa lembaga kita bisa mempertanggung jawabkannya. Jadi sewaktu saya masuk lakpesdam, saya memasukinya dengan langkah yang ringan karena tata kelola keuangannya telah tertata rapi
Jadi tiap organisasi itu bagian yang paling penting, ialah bagian keuangan. Bukan terpenting tapi cukup penting, sebab menggerakkan roda organisasi

Inilah yang perlu saya sampaikan. Tanpa tata kelola keuangan yang baik, maka sebuah lembaga tidak akan berjalan dengan baik. Maka saya harapkan, selama tiga hari ini kita belajar bersama. Bukan hanya terkait masalah perencanaan keuangan dan pengelolaannya, melainkan juga masalah kejujuran dan akuntibilitasnya (mc)